Rabu, 09 Januari 2013

Ijtima’i Hadist




Malu sebagian dari iman
حد يث ابن رضى االله عنهما : ان رسول الله صلى الله عليه وسلم مر على رجل من الانصاروهويعظ اخاه فى الحيا, فقل رسول الله عليه وسلم " دعه فان الحياء من الايمان
Hadits Ibnu Umar r. a, bahwasannya Rasulullah SAW melewati seorang laki-laki dari kaum anshar yang sedang menasihatisaudaranya karena malu. Maka bersabdalah Rasulullah SAW: biarkan a karena bahwasannya malu itu sebagian dari iman.
·         TAKHRIJ
Hadits ini di ambil dari kitab terjemahan lu’lual marjan hal 15 nomor hadits 22
Yang kemudian di dapati di dalam kamus jilid 1 hal 542 dengan kata kunci حيا dan di temukan الحياء من ايمان   
Shahih Bukhari : Bab Iman nomor hadits 24
Shahih Muslim : Bab iman nomot hadits 59
Hadist Shahih Bukhari
Halaman 13 jilid 1 hadits ke 24
حدثن عنه الله بن يوسف،قال: اخبرنا مالك بن انس، عن ابن شهاب، عن سالم بن عنه الله، عن ابيه، ان رسول الله ص.م. مر على رجل من الانصاروهويعظ اخاه فى الحيا, فقل رسول الله عليه وسلم " دعه فان الحياء من الايمان

“ meriwayatkan Abdullah bin Yusuf telah berkata, Malik bin Annasmengkhabarkan dari Ibnu Shihab dari Salim bin Abdullah dari ayahnya, bahwasannya Rasulullah saw lewat pda seorang anshar yang sedang memberi nasihat saudaranya perihal pemalu. Alu Rasulullah saw berkata : “biarkanlah dia, karena malu itu sebagian dari iman”.”

G.    Melakukan kegiatan I’tibar sanad  hadits 
                               I.            I’tibar hadits
Adalah melakukan penunjauan terhadap sanad sanad hadits untuk mengetahui pertemuan antara periwayat yang satu dengan yang lainnya.
                            II.            Kegunaan I’tibar
Untuk melihat secara jelas seluruh jalur sanad hadits yang di teliti, demikian juga nama-nama periwayatanya dan metode periwayatan yang di gunakan oleh masing-masing periwayat dan untuk mengetahui sanad hadits seluruhnya di lihat dari ada atau tidaknya pendukung berupa periwayat yang berstatus ma’tabar atau syahid


H.    Skema I’tibar  berikut ini skema sanad sanad hadits yang di rujuk dari kamus mujam al mufaros

رسول الله

 

                                                                                                                               
اسخق بن يحيى
 

                Sanad 5                                                                                                    Rawi 1
سالم بن عبد الله
 

                 Sanad 4                                                                                                    Rawi  2 
ابن شهاب
 

    Sanad  3                                                                                                   Rawi 3
لله بن يوسف عبد
 

                Sanad 2                                                                                                     Rawi  4
ملك بن انس
 

               Sanad 1                                                                                                      Rawi 5
                                                                                          
Penelitian Sanad Hadits
Dalam penelitian sanad hadits, langkah yang dapat dilkukan dengan menentukan nama lengkap rawi beserta guru dan muridnya, kemudian mencocokan nama guru dan muridnya, apakah bersambung atau tidak
Penelitian sanad hadits berdasarkan pada adits sentral yang dirwayatkan Bukhari adalah:
a)      Rawi 1 : Ishaq bin Yahya
b)      Rawi 2 : Salim bin Abdillah
c)      Rawi 3 : Ibnu Shihab
d)     Rawi 4 : Abdullah bin Yusuf
e)      Rawi 5 : Malik Ibnu Ansi

1.      Nama lengkap: Ishaq bin Yahya
Nama Guru    : Rasulullah, Salim bin Abdullah, Ismail bin Abi Harits, Sulaiman al          a’mas
Nama Murid  : Thariq bin Shihab, Qais bin Muslim, Sufyan bin Sa’id
2.      Nama Lengkap : Salim bin Abdullah
Nama Guru       : Ishaq bin Yahya, Hasan bin Dinar,Hammad bin Zaid
Nama Murid     : Ibnu Shihab, Ibrahim bin Sa’id, Ishaq bin Mansur
3.      Nama Lengkap : Ibnu Shihab
Nama Guru       : Salim bin Abullah, Husain bin Waqid, Sulaiman bin bilal
Nama Murid      : Abdullah bin Yusuf, Muhammad bin Ishaq, Ja’far bin Muhammad
4.      Nama Lengkap  : Abdullah bin Yusuf
Nama Guru        : Bakri bin Yahya, Ibnu Shihab, Imran bin Khalid
Nama Murid       : Malik ibnu Ans, Ishaq bin Musa, Husain bin Ismail
5.      Nama Lengkap   : Malik ibnu Ans
Nama Guru         : Abdullah bin Yusuf, Ishaq bin Idris, Said bin Abi Waqos
Nama Murid       : Muhammd bin Amri, said bin Sulaiman, Jafar bin Abdul Anshar


I.       Hukum Hadits
Dalam Hadits ini, dapat di bagi berdasarkan kualitas dan kuantitasnya. Hukum hadits riwayat Shahih Bukhori ini sebagi berikut:
a.       Menurut kualitasnya hadits ini termasuk shahih, dari segi ketersambungan sanad ini bersambung, antara satu rawi dengan rawi lainnya. Ini di tandai dengan pertemuan secara langsung antar guru dan muridnya. Dari kitab lulu’al marjan hadits ini shahih
b.      Menurut kuantitasnya hadits ini terkandng dalam hadits ahad yang mahsyur karena hadits ini di riwayatkan oleh lebih dari dua orang perawi dan mencapai derajat mutawatir.

J.      Makna Mufrodat
فىTermasuk “fa sababiyah (yang mengindikasikan sebab) artinya seakan-akan pria tersebut sangat pemalu samapai tidak ingin meminta hak nya. Karena itulah ia di ela oleh saudaranya. Rasulullah saw bersabda kepadanya   دعهartinya biarkan dia tetap berada dalam akhlaknya yang disunahkan itu, karena malu sebagian dari iman. Jika sifat malu menghalangi seorang menuntut haknya, maka dia akan di beri pahal esuai dengan hak yang ditinggalkannya itu. Ibnu Qutaibah berkata “maksudnya, bahwa sifat malu dapat menghalangi dan menghindari seorang untuk melakukan kemakiatan sebagaimana iman, seperti sesuatu dapat di beri nama dengan lainnya yang menggantikan posisinya”.

K.    Syarah Hadits
Ada kemungkinan bahwa dua lafadz tersebut(menasihati dan itaab(mencela) di sebutkan secara bersamaan daam satu hadits, akan tetapi sebagian periwayat ada menyebutkan dan ada yang tidak. Hal tersebut dilakukan dengan keyakinan bahwa salah satu dari dua lafadz tersebut dapat mewakili lafadz yang lain.
Hadts ini merupakan dalil yang memperboehkan sesorang untuk memiliki rasa malu, agar terhindar dari kemaksiatan dan mudharat yang muncul jika sifat malu tidak dimiliki oeh seseorang









Tidak ada komentar:

Posting Komentar